Lempar.id,Buol – Pemerintah Kabupaten Buol mulai mendistribusikan sarana dan prasarana Balai Latihan Kerja (BLK) Buol Hebat, Selasa (7/4), sebagai bagian dari penguatan kualitas tenaga kerja daerah.
Distribusi ini mencakup penempatan peralatan pelatihan dan fasilitas utama di kawasan BLK. Pemerintah memastikan kesiapan fisik sebagai fondasi awal sebelum operasional penuh dimulai.
Utusan khusus BLK Buol Hebat, Jasri Butudoka, menyebut fasilitas yang tersedia sudah mencakup kebutuhan dasar pelatihan kerja berbasis kompetensi.
“Seluruh sarana sudah tersedia, mulai dari workshop, asrama, hingga alat praktik. Ini menjadi kesiapan awal sebelum BLK beroperasi penuh,” ujar Jasri.
Fasilitas tersebut juga meliputi gedung instruktur, kantor pengelola, serta area praktik alat berat seperti ekskavator.
Menunggu Payung Hukum Operasional
Meski infrastruktur telah siap, operasional BLK Buol Hebat masih menunggu penyelesaian regulasi berupa Peraturan Bupati terkait pembentukan UPTD dan SOTK.
Pemerintah daerah saat ini tengah merampungkan aspek kelembagaan agar BLK memiliki dasar hukum yang kuat sebelum membuka pelatihan bagi masyarakat.
Selain regulasi, sejumlah komponen teknis juga masih dalam tahap finalisasi, termasuk penempatan tenaga pengelola dan penyusunan program pelatihan.
“BLK ini bukan hanya bangunan, tapi sistem pelatihan yang harus berjalan sesuai kebutuhan dunia kerja,” kata Jasri.
Diarahkan Jadi Pusat Pelatihan Siap Kerja
BLK Buol Hebat dirancang menggunakan pendekatan training and placement, dengan target peserta tidak hanya dilatih, tetapi juga terserap di dunia kerja.
Pemerintah juga menekankan prinsip penempatan tenaga kerja sesuai kompetensi atau the right man in the right place.
Untuk mendukung operasional, pengamanan kawasan dilakukan Satpol PP selama 24 jam, sementara fasilitas internet gratis mulai disiapkan di area BLK.
Langkah ini diharapkan mempercepat kesiapan BLK sebagai pusat pengembangan SDM yang mampu menjawab kebutuhan industri.(LMR)
