Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol


Lempar.id,Buol-Sulawesi Tengah Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Busak, Kilo 16, Kabupaten Buol, kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan terbaru terkait mobilisasi alat berat ke lokasi.

Dalam sepekan terakhir, dua unit excavator dilaporkan kembali masuk melalui jalur kebun warga. Informasi ini disampaikan pemilik lahan yang kerap dilalui alat berat menuju lokasi tambang.

“Benar ada alat berat yang lewat naik lagi ke atas. Ini hal biasa, apalagi habis libur Lebaran mungkin mau kerja lagi,” ujar sumber lokal, Kamis (26/3).

Sejumlah sumber lapangan menyebut aktivitas di Kilo 16 kini tidak lagi bersifat tradisional. Setidaknya empat kelompok besar diduga mengoperasikan tambang dengan dukungan alat berat.

Nama pengusaha lokal berinisial WS, KI, ES, dan AN,mulai beredar di masyarakat,meraka yg di sebut beroprasi dalam beberapa bulan terahir.Namun identitas tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari aparat terkait.

Aktivitas Dua Shift dan Dugaan Strategi “Turun Naik”

Sumber internal menggambarkan aktivitas tambang berlangsung hampir tanpa jeda, dengan sistem kerja dua shift untuk mengejar target produksi harian.

“Siang sampai malam, lampu mesin tetap menyala. Itu dua shift kejar target,” ungkap sumber, Senin (23/3).

Informasi terbaru menyebut salah satu kelompok yg di kordinasi oleh ES. masih beroperasi hingga pasca-Lebaran. Pola “turun alat” ke desa disebut hanya strategi sementara untuk meredam sorotan publik.

“Biasanya turun sebentar, nanti naik lagi. Alatnya ditukar saja,” tambah sumber lain.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan aktivitas tambang telah ditertibkan dan tidak ada alat berat beroperasi sejak pertengahan Maret.

Namun, laporan terbaru menunjukkan indikasi berbeda. Dua alat berat juga disebut berada di sekitar kawasan Terowongan Belanda.

Belum ada kejelasan kepemilikan alat maupun status operasionalnya. Dugaan aktivitas ilegal ini kembali memicu pertanyaan publik terkait pengawasan dan penegakan hukum.{LMR}

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol
  • Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol
  • Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol
  • Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol
  • Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol
  • Diam-Diam Beroperasi? Alat Berat Diduga Kembali Masuk Tambang Ilegal Kilo 16 Buol
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad