Musrenbang Perdana 2026 di Paleleh, Bupati Buol Soroti Pertanian dan Penurunan Stunting
PALELEH,Lempar.id– Bupati Buol membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Paleleh, Selasa (24/2/2026) pukul 14.00–16.13 WITA di BPU setempat. Agenda ini menjadi Musrenbang perdana tahun 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buol Tahun 2027.
Hadir dalam forum itu Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, Wakil Bupati dr. Moh. Nasir DJ Daimaroto, Sekretaris Daerah Yamin Rahim, perwakilan DPRD, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, dan insan pers.
Musrenbang tahun ini mengusung tema pengembangan sektor pertanian dan sumber daya alam berkelanjutan sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi untuk percepatan pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting.
“Pertanian harus menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Kita ingin pertumbuhan itu berdampak langsung pada pengurangan kemiskinan dan stunting,” ujar Risharyudi dalam sambutannya.
Tahapan RKPD 2027 Dimulai dari Kecamatan
Musrenbang kecamatan menjadi forum strategis untuk menjaring usulan prioritas dari desa dan kelurahan sebelum dirumuskan dalam RKPD 2027.
Bupati menegaskan, setiap usulan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Ia juga meminta perangkat daerah memastikan program yang diusulkan terukur, memiliki indikator kinerja jelas, serta mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Wakil Bupati Moh. Nasir menambahkan, penguatan intervensi gizi dan layanan kesehatan dasar tetap menjadi prioritas dalam rangka menekan angka stunting.
Fokus Ekonomi Berkelanjutan
Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis, termasuk peningkatan hasil pertanian, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta penguatan infrastruktur pendukung produksi.
Sekretaris Daerah Yamin Rahim menyampaikan bahwa seluruh usulan akan diverifikasi dan disinkronkan dengan kemampuan fiskal daerah.
Musrenbang Kecamatan Paleleh menjadi titik awal penyusunan rencana pembangunan 2027 yang diharapkan lebih terarah dan berbasis data.
Hasil pembahasan selanjutnya akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dirumuskan dalam dokumen perencanaan resmi Pemerintah Kabupaten Buol.
